 |
Rapat Perdana Pengurus RW-10 Pra Pelantikan di Gazebo Pojok Toleransi (27/4) |
Saat ini di lingkungan RW-10 Antapani Kidul telah terjadi dinamika organisasi. Ini biasa dalam sebuah organisasi. Namun yang penting bahwa pemilihan itu telah selesai dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang direstui pihak Kelurahan. Semoga saja tetap terjaga kekompakan dan keharmonisan dalam bermasyarakat. Selesai sudah jangan sampai ada lagi kubu sini atau kubu sana. Mari kita ke depan melangkah dengan lebih baik lagi.
Hal itu disampaikan Ketua RW-10 terpilih, Dede Amar, saat memimpin rapat perdana di Gazebo Pojok Toleransi RT-06, RW-10 (27/4). Rapat yang juga dihadiri Ketua Panitia Pemilihan RT dan RW-10, Isa Subarsa, lebih menitikberatkan pada pertemuan tatap muka pertama untuk ramah tamah, sekaligus pembentukan Anggota Pengurus RW-10 Ankid.
Menurut Ketua RW-10 terpilih, Dede Amar, pihaknya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan pemilihan Ketua RT dan RW-10 yang sukses luar biasa ini. "Malah saya merasakan pemilihan Ketua RT dan RW-10 ini serasa Pilpres," kata Dede dihadapan peserta rapat yang dihadiri oleh 15 orang Calon Pengurus RW-10 serta 5 orang Ketua RT terpilih itu.
"Untuk membangkitkan semangat kebersaaam pengurus, saya memiliki sebuah jargon yakni SABEUNGKEUTAN," kata Dede seraya menyampaikan agar seluruh pengurus RW dan RT lebih kompak, padu dalam satu ikatan, serta untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa keberadaan kita bermanfaat untuk masayarakat dan membuktikan bahwa kita bisa melaksanakan pemilihan ini secara bagus dan luar biasa yang melibatkan 91,7 % warga RW-10 melalui penyebaran kertas suara.
Amanah sebagai Ketua itu berat yang harus dipertanggungjawabkan dunia akhirat, karena itu Saya ingin mengajak bahwa menjadi pengurus itu harus happy, harus enjoy, dan dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh keikhlasan," kata Ketua PGRI Jabar itu, seraya menambahkan bahwa janganlah terlalu memikirkan permasalahan yang timbul. Kita akan capek, seperti capeknya mengurus atau memikirkan rezeki orang lain.
Pada rapat berikutnya setelah pelantikan akan dibahas program kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Tapi sebagai bocoran bahwa yang menjadi prioritas kita adalah bagaimana untuk menjaga kemanan dan kebersihan. Dan yang tak kurang pentingnya, yang berikutnya adalah menyalurkan kegiatan ekstra seperti Gowes, Pimpong, Mancing, dsb.
"Marilah kita berikan keteladanan untuk anak-anak kita, generasi muda kita. Kunci kesuksesan kita dalam meresalisasi program kerja, sebenarnya adalah bagaimana agar kita banyak berkumpul, bersilaturahmi, dan mencari solusi," kata Dede Amar yang mendapat panggilan Pak Dammar itu.
 |
Seksi Pemberdayaan Masyarakat: H. Budi Prasetio |
 |
Ketua RT-3: Yuswan Malik
|
 |
Ketua RT 4: Bayu S.T. |
 |
Ketua RT-5: Iman Wagiman |
 |
Ketua RT-6: Deden T |